Berita

Abraham Samad dan Prabowo Makan Siang Sambil Bicara Kebocoran

By  | 

Jakarta – Sajian opor ayam dan nasi dalam sebuah kotak siang tadi mencairkan perbedaan pandangan dua pihak. Prabowo Subianto dan pimpinan KPK serta jajaran tenggelam dalam percakapan hangat.

Menu makan siang itu disajikan di ruang pertemuan lantai tiga gedung KPK kepada rombongan pasangan capres dan cawapres nomor urut satu Prabowo dan Hatta Rajasa. Santapan sederhana berupa nasi kotak tersebut dihidangkan setelah dua kandidat pemimpin bangsa itu selesai melakukan klarifikasi harta kekayaan.

Empat dari lima pimpinan KPK hadir dalam perjamuan tersebut. Hanya Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas yang berhalangan karena tengah ada dinas di luar kota.

Sempat berbicara ngalur ngidul, perbincangan para tokoh itu akhirnya tiba kepada suatu topik yang tengah hangat dibahas: kebocoran negara. Seperti diketahui Prabowo Subianto dalam kampanyenya selalu mendengungkan mengenai besarnya jumlah kebocoran yang diderita negara.

Yang menarik, capres nomor urut satu itu pernah mencuplik pernyataan pimpinan KPK, mengenai potensi hilangnya penerimaan negara, sebagai salah satu bentuk kebocoran. Hal itu disampaikan Prabowo dalam salah satu edisi debat capres.

Belakangan Ketua KPK Abraham Samad memberi klarifikasi bahwa pernyataan mengenai Rp 7.200 triliun yang disebut Prabowo sebagai angka kebocoran itu adalah angka potensi penerimaan negara yang hilang. Samad tegas menyatakan bahwa kebocoran dan hilangnya potensi penerimaan adalah dua hal yang berbeda.

Lalu apa yang terjadi ketika Prabowo bertemu langsung dengan Samad dan terletup tema perbincangan mengenai konsep kebocoran tersebut? Samad, menurut sumber yang ada di KPK, tetap memberikan penjelasan kepada mantan Danjen Kopassus, sesuai dengan pernyataanya di media. Sedangkan Prabowo, menyatakan apa yang dia maksudkan juga adalah mengenai potensi penerimaan negara.

Namun perbincangan tersebut terjadi dalam suasana hangat. “Diselingi tawa,” ujar pejabat KPK yang mengikuti jamuan makan siang itu. Sama sekali tak ada nuansa panas atau adu pendapat.

Prabowo lantas menimpali dengan pernyataanya untuk memperkuat KPK dan penegak hukum lain. Termasuk menambah gaji para aparat ini.

Tak lama kemudian, santap siang berakhir. Prabowo dan Hatta Rajasa serta rombongan diantar Abraham Samad, Wakil Ketua Zulkarnain dan Adnan Pandu Praja ke lantai bawah. Dalam perjalanan sejumlah office boy dan pegawai KPK yang tengah melintas menyalami Prabowo. (detik.com)