Opini

Aku Mau Presiden Baru 2019

By  | 

Entah apa yang melatarbelakangi, begitu jelang Pilpres 2009 penyanyi balada Franky Sahilatua merilis lagu berjudul “Aku Mau Presiden Baru”.

Walau tidak serta-merta secara eksplisit menyebut sosok nama siapa yang dimaksud, tapi setidaknya lagu “Aku Mau Presiden Baru” ini menyiratkan dan sarat dengan muatan kritik yang diarahkan terhadap kepemimpinan presiden terpilih hasil Pilpres 2004.

https://www.youtube.com/watch?v=Z4c9u9KS8iw

Lirik :

Aku mau presiden baru

Bela rakyat yang punya ketegasan jadi pemimpin

Rakyat semakin susah

Rakyat hilang harapan

Karena salah pilih Pemilu kemarin

Aku mau presiden baru

Jangan tebar pesona

Rakyat tak butuh

Meski “Aku Mau Predisen Baru” ini dirilis empat tahun lalu, tapi setidaknya konteks lagu ini masih kontekstual diperuntukkan jelang Pilpres 2019, agar tidak salah coblos lagi dalam menentukan pilihan capres 2014; aku mau presiden baru yang bela rakyat dan punya ketegasan jadi pemimpin.

Setidaknya lagu “Aku Mau Presiden Baru” ini menjadi pengingat bagi kita agar tidak lagi salah pilih presiden seperti pemilu kemarin, keblusuk memilih capres yang tidak punya ketegasan jadi pemimpin.

Setidaknya lagu “Aku Mau Presiden Baru” ini menjadi pengingat bagi kita agar di Pilpres 2019, rakyat jangan lagi terjebak, keblusuk atau diblusukan oleh euforia opini atau simulasi pencitraan capres yang mengandalkan tebar pesona.

Franky Sahilatua meninggal dunia pada 20 April 2011 akibat kanker tulang belakang, Namun karyanya tetap dikenang oleh blantika musik nasional, khususnya penggemar musik country dan balada, dan akan tetap dikenang sebagai salah satu seniman legendaris tanah air.

Oleh : Alex Palit, citizen jurnalis “Jaringan Pewarta Iandependen”, penulis lirik lagu, pendiri Forum Apresiasi Musik Indonesia (Formasi)