Berita

Anis Matta : Prabowo-Hatta Tak Bawa Ide Islam Fundamental

By  | 

Jakarta – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menghadiri acara perayaan kenaikan Isa Almasih bersama Komunitas Kristiani (kristen dan katolik) Indonesia di Jakarta Covention Center (JCC) pada Kamis (3/7) malam.

Dalam acara itu, Anis mengkalrifikasi soal isu yang berkembang di luar tentang adanya keinginan Islam garis keras dalam koalisi Prabowo-Hatta.

Menurutnya, dalam koalisi merah putih ini, PKS sudah mempertimbangkan isu yang akan muncul di publik atas keputusan tersebut salah satunya pihak yang menghembuskan soal Islam garis keras atau fundamental.

“Ketika PKS memutuskan berkoalisi dengan Prabowo, diluar banyak isu yang beredar. Ini koalisi antara tentara dan Islam fundamentalis,” ujar Anis dihadapan umat kristiani di JCC, Senayan, Kamis (3/7/2014) malam.

Dia menegaskan, isu yang dikembangkan oleh pihak luar itu tidak memiliki dasar yang kuat. Karena PKS dan koalisi Prabowo-Hatta sangat beraneka ragam dan tak mungkin hanya mementingkan kepentingan Islam semata.

“Jadi menjadi Indonesia adalah takdir, tapi menjadi muslim atau kristen adalah pilihan. Jadi tidak perlu dipertentangkan, faktanya kita disatukan dan dilahirkan di tanah yang sama. Kita minum dari air di tanah yang sama, untuk itu wajah kita mirip-mirip,” terangnya.

Anis menegaskan, semangat yang dibangun dalam koalisi merah putih yang mengusung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai pasangan Capres-Cawapres dilandaskan Bhineka Tunggal Ika.

“Jadi alasan paling penting mencintai, biarlah kita menghomati plilihan agama dan ideologi masng-masing. Yang indah di koalisi ini ada jembatan untuk agama dan suku berbeda-beda, makanya namanya koalisi merah putih,” tandasnya. [ton – inilah.com]