Seputar Prabowo

ARB : Saya Dukung Prabowo dengan Kepala dan Hati

By  | 

Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie alias ARB, mengaku yakin Prabowo Subianto akan mampu membawa Indonesia menjadi negara yang dihargai bangsa lain di dunia. Katanya, Prabowo adalah sosok nasionalis yang memiliki komitmen besar menjaga kedaulatan negara, mengembalikan kekayaan Indonesia agar dinikmati seluruh rakyat.

“Saya mendukung sepenuhnya, bukan hanya dengan kepala, tapi juga dengan hati. Saya memimpikan Indonesia yang maju, Indonesia yang sejahtera, dan Indonesia yang dihargai bangsa lain,” katanya saat menghadiri deklarasi relawan Merah Putih Sejati dan Sahabat ARB mendukung Prabowo-Hatta di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa, 10 Juni 2014.

Sebelumnya, dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga memuji nasionalisme ARB. Menurutnya, ARB adalah pengusaha nasional yang nasionalis sejati dan tak pernah ragu jika menyangkut urusan bangsa dan negara.

Prabowo mencontohkan bahwa pada suatu masa, di era Orde Baru, anggaran negara untuk operasional atau pun kesejahteraan Tentara Nasional Indonesia (dahulu bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia/ABRI) sangat terbatas. Sebab, Presiden Soeharto kala itu lebih mengutamakan anggaran negara untuk pembangunan, sementara anggaran untuk TNI agak terabaikan.

“Waktu saya jadi tentara, anggaran tidak ada. Karena Pak Harto bilang yang penting pembangunan, tentara enggak usah mikir,” katanya. “Saudara Aburizal Bakrie, dia yang membantu. Bantunya bukan seratus juta, tapi jutaan dolar,” imbuhnya di hadapan massa pendukungnya dan para petinggi Partai Golkar.

Atas alasan itu, Prabowo mengaku merasa bangga dan percaya diri didukung ARB. Sebab, menurutnya, ARB tak hanya nasionalis sejati yang komitmennya besar pada bangsa dan negara, tetapi juga ia memimpin partai politik pemenang kedua Pemilu Legislatif tahun 2014.

“Kalau beliau memimpin partai terbesar di negeri ini ikut menentukan masa depan politik Indonesia, beliau ada di samping saya, masa saya tidak optimistis menatap masa depan,” ujarnya.

Menjunjung budaya

Dalam kesempatan itu, ARB juga menyebut Prabowo adalah orang Jawa yang menjunjung tinggi budaya Jawa. Di antaranya, tata krama seperti orang muda menghormati yang lebih tua.

Ia mencontohkan saat Prabowo selesai berpidato, mantan Komandan Jenderal Kopassus itu meminta dirinya berpidato juga untuk menyapa massa pendukung. “Kalau protokolernya, beliau (Prabowo Subianto) yang terakhir (berpidato). Tapi beliau orang Jawa yang tata kramanya luar biasa.”

ARB pun berseru kepada massa: “Ingat, 9 Juli, coblosnya satu saja, jangan banyak-banyak. Satu saja, ya, jangan banyak-banyak.” (viva.co.id)