Debat Capres

Catatan Debat : Pemimpin Besar itu Menginspirasi Rakyat

By  | 

Membuncah bangga di dada menyaksikanmu malam tadi. Rindu kami terobati. Rindu hadirnya pemimpin yang mampu gelorakan kembali getar kebangsaaan di dada kami. Pemimpin sejati, begitu terlihat di mata kami, dalam debat malam ini.

Pemimpin besar itu menginspirasi. Lantunan kalimatnya membangunkan, mendongkrak kepercayaan diri. Bersamanya, potensi bangsa yang terpendam, meletup kembali. Mengalirkan energi, melahirkan kejayaan negeri.

Telah lama kami menjadi saksi. Betapa banyak anak-anak di negeri kami. Tertatih membangun sebentuk harga diri. Tertatih dalam kondisi kehilangan inspirasi dan kekurangan gizi.

Maka hadir visimu malam ini, bangkitkan kesadaran komunal kami. Betapa kayanya “underground economy” negara kami. Yang meninggalkan luka-luka eksploitasi. Pada tanah-bumi kami, pada hutan-hutan kami, pada laut kami. Kekayaan yang diekspotasi, dilarikan ke luar negeri. Semua terjadi, tepat di depan hidung dan mata kami.

Mimpinya adalah mimpi kami. Mimpi sederhana yang terus menghujami hati. Mimpi pendiri bangsa yang gugur dalam perjuangan kemerdekaan. Demimengamankan “bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”. Kesejahteraan rakyat negeri ini.

Malam ini dia tegap berdiri, menatap mata-mata kami. Menyulut semangat kepahlawanan kedalam hati-hati kami. Bertekad menghentikan pengkhianatan nilai-nilai kebangsaan di negeri kami. Hingga senyum merekah merata di seluruh wajah anak-anak negeri.

Maka semakin jelaslah dimana mestinya kami harus berdiri. Disisi pemimpin sejati. Bersamanya kami akan meretas jalan bagi kejayaan ibu pertiwi.

Maka bersiaplah! Bangkitlah IndONEsiaku!!

Prayudhi Azwar, 16 Juni 2014
7.10 AM, diterbitnya mentari yang menggelorakan hati.