Berita

Din Syamsuddin Merasa Ucapannya Diplintir Media Pro-Jokowi

By  | 

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin merasa beberapa media massa pro-Jokowi-JK telah memelintir ucapannya. Ia tidak merasa pernah mengatakan bahwa bacaan ayat Quran Jokowi waktu salat panjang-panjang.

Din memang pernah mengatakan dirinya tidak meragukan keislaman Jokowi. Menurut Din, cara salatnya pun bagus. Tetapi ia membantah pernah mengatakan bacaan ayat-ayat Quran Jokowi saat salat panjang-panjang dan bagus.

“Berita itu tidak benar. Saat itu Jokowi menjadi imam salat Dzhuhur di Masjid At Taqwa, di Gedung PP Muhammadiyah, pada Kamis siang 20 Maret 2014. Saya klarifikasi, salat Dzuhur merupakan salat yang dilakukan secara lirih, alias tidak bersuara nyaring seperti salat Magrib, Isya dan Subuh. Bagaimana mungkin bacaannya bisa dinilai bagus dan panjang-panjang, lha wong bacaannya tidak kedengeran,” begitu isi klarifikasi.

Sebelumnya, sebuah media online terkemuka pada Minggu, 25/5 memberitakan Din menyatakan bahwa bacaan ayat Quran di salat Dzuhur Jokowi panjang-panjang. “Ternyata memang tidak seperti yantg diisukan. Cara salatnya bagus, bacaan Alqurannya pun panjang-panjang,” karta Din, seperti ditulis media online tersebut kemudian dikutip sejumlah media lainnya.