Berita

Djoko Santoso Dukung Prabowo-Hatta

By  | 

Mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso menyatakan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto – Hatta Rajasa tanpa syarat. “Dukungan saya ini tanpa syarat, saya mendukung karena komitmen, secara ideologis kita sama,” kata Panglima TNI 2007 – 2009 tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/6).

Djoko Santoso mengatakan, dirinya memiliki komitmen ideologi yang sama dengan Prabowo Subianto. Sebagai prajurit, dirinya mempercayai ideologi Pancasila tumbuh dalam Prabowo Subianto. Visi misi memajukan bangsa Prabowo Subianto, dinilai sejalan dengan pemikirannya.

Selain itu, sebagai prajurit ia memiliki pengalaman bertugas bersama dengan Prabowo Subianto. Saat Prabowo menjadi Komandan Batalyon (Danyon) Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad di Cilodong, Depok, Jawa Barat, Djoko Santoso menjadi Wakilnya.

Djoko Santoso tidak khawatir dengan isu hak asasi manusia yang terus- menerus dituduhkan kepada Prabowo. Ia menilai, Prabowo Subianto saat bertugas merupakan prajurit yang baik, cinta kepada nusa dan bangsa. “Ia berani mengambil risiko untuk menyelamatkan bangsa dan negara. Bukan prajurit yang memilih diam saja, takut disangka ini itu. Tapi memang sejarah itu kan ditulis berdasarkan pemenang, ya itu risiko,” katanya.

Guna memenangakan Prabowo – Hatta,maka Djoko Santoso mendirikan Djoko Santoso Center 328 yang merupakan gabungan puluhan organisasi kemasyarakatan kebangsaan, keagamaan, pemuda, kedaerahan dan berbagai kelompok organisais profesi.

“Djoko Santoso Center merupakan organisasi yang mandiri, punya hubungan koordinasi dengan tim sukses yang dipimpin Mahfud MD,” katanya.

Dalam deklarasi tersebut, juga ditampilkan pertunjukan seni rakyat dan deklarasi beberapa komunitas, diantaranya komunitas Piye Kabare yang menggunakan simbol Mantan Presiden Suharto. Tempat deklarasi yang berada di Jalan Diponegoro 29, selain dipenuhi para simapatisan juga tempelan poster Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, juga terdapat mantan Presiden Suharto.