Berita

Fahri Hamzah: PKS Enjoy Dengan Prabowo

By  | 

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah menyatakan, pihaknya merasa lebih dekat dengan capres Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sebab, menurut Caleg peraih suara terbesar di Dapil Nusa Tenggara Barat ini, Prabowo lebih terbuka dan mengajak PKS membicarakan koalisi dan masalah lainnya secara terbuka.

“Enaknya dengan Prabowo, segalanya dimusyawarahkan, diletakkan di atas meja dan dibicarakan secara bersama-sama dan dengan baik-baik. Ini bagus untuk pemerintahan ke depan karena bisa membahas kompleksitas negara,” kata Fahri memuji.

Menurut Fahri, PKS merasa enjoy dengan Prabowo karena berpikiran maju dan cepat. “Saya sebel dengan orang yang enggak jelas. Prabowo tidak seperti itu. Prabowo tak pakai topeng, riil, tidak diputar-puter,” ujar Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (7/5/2014).

Fahri pun menyatakan, komunikasi dengan Prabowo menunjukkan adanya jalan untuk membuat pemerintah yang mau melakukan terobosan untuk perbaikan bangsa. “Koalisi PKS makin dekat dengan Prabowo karena banyak kesamaan untuk perbaikan bangsa. Kami ajukan strategi bagaimana masalah laten diselesaikan yang selama ini tidak terselesaikan dengan baik,” katanya.

Ketika ditanyakan soal isu PKS akan menarik diri dari Gerindra karena Aburizal Bakrie atau ARB yang akan menjadi cawapresnya Prabowo, Fahri mengatakan, bagi PKS tak ada masalah.

“Prabowo dan ARB adalah problem solver. Indonesia selama 16 tahun ini tertinggal. Keduanya memiliki speed yang baik untuk membangun bangsa. Kita tidak mungkin mengusung sendiri. Semakin banyak yang usung, semakin baik dan aspirasi publik ke Prabowo semakin besar,” kata Fahri.

Dia menambahkan, PKS masih dalam proses membahas kerangka kerjasama, tidak hanya kecukupan presidential threshold, tapi bagaimana menangkan pilpres. “Saat ini, kita ikuti tiga tahap, tiket koalisi, pemenangan pilpres dan pemerintahan yang kuat membangun pemerintahan yang kuat. Saya kira, tinggal tunggu berapa yang sepakat untuk deklarasi,” kata Fahri Hamzah.