Berita

Guyonan Kocak Prabowo Saat Berjumpa Pelaku Pasar Modal

By  | 

Jakarta – Calon Presiden Prabowo Subianto hari ini berjumpa pelaku pasar modal. Ketua Dewan Pembina Gerindra tersebut memaparkan visi misinya di bidang ekonomi dengan gaya khasnya saat berpidato.

Namun, pidato Prabowo dihangatkan dengan sejumlah guyonan yang menghangatkan suasana di ballroom Hotel Ritz Carlton Pacific Place tersebut.

Prabowo mengawali paparannya dengan menyampaikan tantangan Indonesia 20 tahun ke depan. Namun, baru sampai di paparan keempat, materi paparan Prabowo hilang di layar besar maupun di monitor di hadapannya.

“Lah kok hilang?” tanya Prabowo disambut gelak tawa hadirin. Dia berkata, mungkin asistennya sedang bingung karena Prabowo memaparkan tidak berurutan.

“Saya memang paparkan tidak berurutan, jadi dia lagi bingung mencarinya,” lanjut Prabowo yang membuat ratusan orang yang memenuhi ruangan tersebut tertawa.

Prabowo menyampaikan, dia memang mempunyai staff khusus yang mengurusi materi paparan dan mengoperasikannya. “Namanya asisten sorot, disingkat asrot,” ujarnya lagi.

Meski demikian, paparan yang dinanti belum kunjung muncul. Prabowo pun menyatakan, bisa jadi si asrot sudah ketakutan. “Dia lagi keringatan itu di belakang, belum muncul-muncul.. Srot..srot, gimana sih,” ujar Prabowo sembari tertawa.

Karena tak muncul juga, Prabowo pun kemudian melanjutkan paparannya tanpa membaca materi di monitor. Dia kemudian memaparkan mengenai enam program aksi Gerindra yang akan diwujudkannya jika terpilih menjadi Presiden.

Saat Prabowo berbicara, materi telah ditampilkan kembali. Namun, di tengah pemaparan Prabowo tersadar bahwa program tersebut masih berjudul ‘Enam Program Aksi Gerindra 2014-2019’.

“Loh kok masih Gerindra ya, duh asrot, asrot..ini harusnya dirubah. Bukan partai Gerindra lagi, tapi sudah koalisi,” katanya diikuti gelak tawa hadirin. “Untung ini bukan acara debat, kalau tidak para komentator bisa bicara skornya 1-0, 2-0, 2-3.. Duh..duh..,” lanjutnya diikuti tepuk tangan dan tawa para pelaku pasar modal yang hadir.

Prabowo kemudian memaparkan data terbaru yang didaptnya dari para ahli mengenai potensi kebocoran anggaran. Dia mengambil kertas dari saku kemeja di dada sebelah kiri, namun kertasnya berbeda. Prabowo kembali merogok saku di pinggang kanannya dan akhirnya menemukan kertas tersebut. “Maklum kantongya banyak,” kata Prabowo yang kembali disambut tawa peserta pertemuan tersebut.

Keasyikan bicara, Prabowo harus diingatkan moderator bahwa sudah jam 11 dan waktunya sudah habis. “Memang saya sengaja lama-lamain, supaya nggak banyak pertanyaan,” katanya. Hadirin pun kembali tergelak. “Eh, saya becanda ya,” kata Prabowo sebelum kemudian mengakhiri pidatonya.  (beritasatu.com)