Berita

Klaim Jokowi Dalam Debat Selesaikan Masalah PKL Dibantah

By  | 

JAKARTA – Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 Joko Widodo dalam acara debat capres mengklaim menyelesaikan persoalan pedagang kaki lima (PKL) secara dialog. Namun pernyataan ini dibantah dengan tegas oleh Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI).

Ali Mahsun selaku Ketua Umum APKLI mengungkapkan bahwa upaya dialog yang diupayakan Joko Widodo selaku Gubernur DKI Jakarta terhadap PKL di Tanah Abang sebenarnya telah gagal.

“Kenyataannya Jokowi telah gagal menata PKL Blok G Tanah Abang Jakarta, dan telah membunuh mata pencaharian dan mengusir PKL secara pelan-pelan,” ujar Ali dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Rabu (11/6/2014).

Menurutnya, relokasi PKL ke Blok G Tanah Abang Jakarta seharusnya dilakukan dengan perencanaan yang matang, sistematis, dan terukur, bukan demi untuk pencitraan saja. “Ini hanya retorika saja belaka,” cetusnya.

Dalam kesempatan acara debat capres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) 9 Juni 2014 malam di Gedung Balai Sarbini, capres yang biasa disapa Jokowi itu mengklaim penyelesaian persoalan di Tanah Abang dan Waduk Pluit diselesaikan dengan cara dialog.

“Mengundang makan, mengajak musyawarah kemudian menemukan manfaat untuk perpindahan itu,” kata Jokowi dalam kesempatan acara debat tersebut, di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (9/6/2014). (kur – sindonews.com)