Catatan Media

Kubu Jokowi-JK DiDesak Gunakan Akal Sehat dalam Menggalang Dukungan

By  | 

JAKARTA, (PRLM).- Kubu Joko Widodo dan Jusuf Kalla didesak untuk menggunakan akal sehat dalam menggalang dukungan. Selain itu, tidak melakukan penistaan dan pembunuhan karakter pada institusi dan tokoh Islam.

Hal itu ditegaskan oleh mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ahmad Rofiq menanggapi foto yang diunggah pengamat politik Wimar Witoelar di akun sosial media-nya, kemarin

“Wimar harus mendapat konsekuensi hukum dan moral. Dia harus dilaporkan dan digugat oleh parpol serta ormas Islam. Ini pelajaran bagi kubu Jokowi-JK agar tidak menghalalkan segala cara demi memenangi Pilpres,” katanya ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (20/6/2014).

Seperti diketahui, kemarin Wimar mengunggah foto bertitel “Gallery of Rogues” yang menampilkan foto Prabowo Subianto yang diapit Luthfi Hasan Ishaaq, Ahmad Heryawan, Tifatul Sembiring, Abubakar Baasyir, dan Habib Rizieq di sebelah kiri. Serta Suryadharma Ali, Aburizal Bakrie, Anis Matta, dan AA Gym di sebelah kanan.

Di bawah foto itu terdapat lambang parpol Koalisi Merah Putih dan ormas seperti Muhammadiyah, MUI, FPI, Hizbut Tahrir Indonesia. Sementara pada latar belakang berjajar foto Soeharto, Ali Imron, Imam Samudra, Amrozi, dan Osama Bin Laden.

Perlunya langkah hukum, kata Rofiq, agar tindakan Wimar ini tidak memancing tindakan serupa dari pendukung Jokowi lainnya. “Jangan sampai dibiarkan. Ini gerakan pembusukan dan penistaan,” katanya.

Menyoal sanggahan kubu Jokowi yang menyatakan Wimar bukan termasuk tim sukses mereka, Rofiq menepis hal itu. Dia menduga pengunggahan foto oleh Wimar merupakan bagian dari agenda kampanye hitam yang sistematis.

“Tidak ada yang kebetulan,” ucap Rofiq yang juga mantan sekretaris kebijakan publik PP Muhammadiyah. (Miradin Syahbana Rizky/A-108 pikiran-rakyat.com)