Seputar Prabowo

Membina Anak Asuh, Wujud Kecintaan Prabowo pada Papua

By  | 

Betul bahwa separuh dari diri Prabowo Subianto berdarah Indonesia Timur. Sebab ibunya, Almarhum Dora Sigar, berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara. Tapi jika bicara soal Indonesia Timur, Papua, selalu mendapat perhatian khusus dan cinta yang tak berkesudahan dari Prabowo selaku pribadi.

Sebab pada tahun 1996 silam, Prabowo pernah ditugaskan untuk sebuah operasi khusus di Papua yaitu pembebasan sandewa di daerah Mapenduma, 160 km di arah Barat daerah Wamena, Papua. Operasi Pembebasan Sandera Mapenduma adalah operasi militer untuk membebaskan peneliti dari Ekspedisi Lorentz 95 yang disandera Organisasi Papua Merdeka dalam peristiwa Krisis sandera Mapenduma. Operasi selama 130 hari ini, sebagian besar anggotanya berasal dari Pasukan Elite Kopassus dan berhasil dilaksanakan dengan baik.

Operasi ini dimulai tanggal 8 Januari 1996 sejak dilaporkannya peristiwa penyanderaan tersebut, dipimpin oleh Komandan Kopassus Prabowo Subianto. Operasi ini berakhir tanggal 9 Mei 1996 setelah penyerbuan Kopassus ke markas OPM di Desa Geselama, Mimika. Dalam penyerbuan ini, 2 dari 11 sandera ditemukan tewas, Matheis Yosias Lasembu, seorang peneliti ornitologidan Navy W. Th. Panekenan, seorang peneliti biologi.

Kecintaan dan perhatian Prabowo pada Papua pasca Operasi Mapenduma, masih terus diwujudkannya sampai dengan saat ini. Yang paling nyata dari misi mulia mereka selama 6 tahun terakhir ini adalah menyekolahkan dan menjadi orangtua asuh bagi 8000 anak-anak Papua. Dan itu masih terus berlangsung sampai dengan saat ini. Salah seorang pengurus di DPP Partai Gerindra, Diana Widyastuti misalnya, memiliki ratusan anak asuh. Dan secara berkala ia, atas nama Gerindra, datang ke Papua untuk bertemu langsung dengan anak-anak asuhnya, ibarat sebuah keluarga yang saling berinteraksi antara satu dengan yang lainnya.

Mereka makan bersama, bersenda gurau dan merasakan kedekatan sebagai saudara yang saling mengasihi. Di beberapa desa, ibu-ibu yang ada di pedalaman Papua, jarang yang mau menggunting kuku mereka. Sehingga banyak diantara mereka yang berkuku sangat panjang dan keras luar biasa. Diana tak segan menggunting satu persatu kuku dari kaum ibu di Papua, di sela-sela kebersamaan mereka yang penuh nuansa persaudaraan.

Masalah pendidikan bagi anak-anak Papua menjadi prioritas Prabowo sejak ia mendirikan Gerindra. Sehingga tak heran, Prabowo mendorong dan terus mengikuti perkembangan program anak asuh kader-kader Gerindra (khususnya yang menjadi program dari PIRA atau Perempuan Gerindra) untuk anak-anak Papua. Bantuan yang diberikan dipastikan sampai kepada anak-anak asuh dan dipantau secara langsung, apakah anak-anak asuh itu memang benar-benar memperoleh bantuan biaya mereka bersekolah.

kader gerindra bersama anak papua

Yang membanggakan dari misi anak asuh Gerindra untuk anak-anak Papua selama bertahun-tahun ini, tak pernah digembar-gemborkan. Tanpa pernah mau membangga-banggakan diri, Gerindra — ibarat layaknya seekor burung garuda — terus melebarkan sayap mereka sampai ke ujung Indonesia yang paling Timur sekalipun. Memberikan cinta, mengabdi pada bangsa Dengan cara menyekolahkan ribuan anak-anak Papua untuk memperoleh pendidikan guna mewujudkan gerakan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Jadi di masa kampanye seperti ini, Gerindra tak perlu mengumbar janji-janji kosong sebab mereka telah dan terus berbuat secara nyata menyekolahkan anak-anak Papua. Kalaupun ada yang perlu dan bisa dilakukan lagi oleh Gerindra adalah dengan lebih memperbanyak program-program pembangunan untuk kepentingan rakyat Papua.

sumber : Blog Indonesia Kata kami