Berita

Moedrick Sangidoe : Relawan Prabowo-Hatta Tumbuh Menjamur

By  | 

SOLO—Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) se-Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah bertekad memenangkan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) Prabowo-Hatta di kandang banteng. Tudingan Prabowo Hatta hanya dapat 20% di Soloraya itu tak mengecilkan semangat mereka yang optimistis Prabowo-Hatta menang.

Tekad tersebut mencuat dalam rapat konsolidasi dan pemantapan Tim Pemenangan Prabowo-Hatta se-Dapil V Jateng di Hotel Megaland, Jl. Slamet Riyadi Solo, Rabu (18/6). Momentum itu dihadiri seribuan orang pendukung Prabowo-Hatta yang berasal dari enam partai politik (parpol) pengusung plus dua parpol pendukung, yakni Partai Demokrat dan Partai Damai Sejahtera (PDS).

Dukungan politik Partai Demokrat Jateng secara resmi disampaikan dalam sikap politik dalam forum itu. Sekretaris DPD Partai Demokrat Jateng, Dani Sriyanto, mewakili struktural Partai Demokrat se-Jateng menyatakan sikap mendukung penuh pemenangan Prabowo-Hatta.

“Partai Demokrat anginnya saat ini mendukung penuh pemenangan Prabowo-Hatta. Kami mohon untuk seluruh struktur di Dapil V Jateng hukumnya wajib untuk memenangkan Prabowo-Hatta. Dasar pertimbangannya, visi misi Prabowo-Hatta ini akan melanjutkan program pemerintahan SBY [Susilo Bambang Yudhoyono],” tegas Dani dalam forum tersebut.

Menurut Dani, semangat tinggi tetapi harus diikuti gerakan yang tinggi. Dani meminta kadernya mendekati para guru yang menerima tunjangan sertifikasi dan dekati masyarakat dengan program Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS), bukan kartu sehat.

Para tokoh angkatan 1966, dan para sukarelawan juga turut meramaikan konsolidasi itu, seperti Mega Bintang, Perisai Berdikari, Aliansi Rakyat Solo Bersatu, Sahabat Akbar Tandjung, dan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu. Ketua Harian Pemenangan Prabowo-Hatta Solo, Muh. Al Amin, menyatakan Prabowo-Hatta siap menang di kandang bateng. Dia menargetkan Prabowo-Hatta bakal menang di angka 50% plus satu di kandang banteng.

“Angka realistisnya bisa menang 40%. Tapi dengan bergabungkan Partai Demokrat, optimistis bisa tembus 50%,” tegasnya.

Juru Kampanye Prabowo-Hatta Soloraya, Moedrick Sangidoe, menambahkan sukarelawan Prabowo-Hatta tumbuh seperti jamur di musim penghujan. “Maka kalau di Solo Prabowo-Hatta hanya dijatah 20% itu terlalu mengecilkan. Hal itu tidak masuk akal sehat. Apalagi dengan bergabungnya Partai Demokrat ke Prabowo-Hatta. Tidak usah berkecil hati, tidak usah takut. Ajak umat Islam untuk pilih Prabowo-Hatta lewat pengajian. Kalau adayang bilang masjid-masjid diawasi itu jelas penghinaan kepada umat Islam,” tegasnya.

Moedrick merasa Prabowo-Hatta ini dizalimi. “Pada pemilu 2009, saat menjadi cawapres tidak pernah yang ngomong soal pelanggaran hak asasi manuia (HAM). Tapi, sekarang kebohongan itu disampaikan bertubi-tubi,” jelas panglima Mega Bintang Solo itu.