Berita

Pilih Orang Atau Programnya? Forum Rektor : Saya Pernah Undang Jokowi Tapi Tak Datang

By  | 

Jakarta – Detiknews – Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia Prof. Dr. Laode Masihu Kamaludin membandingkan dua calon presiden yang saat ini bersaing, Prabowo Subianto dari Partai Gerindra dan Joko Widodo dari PDIP. Laode yang hadir dalam deklarasi dukungan pada Prabowo ini merasa belum melihat program-program yang ditawarkan oleh Jokowi.

“Jokowi itu orang hebat tapi tidak pernah dengar programnya. Kalau Prabowo kan jelas. Tadi paparkan dengan angka-angka, beliau ada bukunya juga,” kata Laode di Kirana Ballroom, Hotel Kartika Chandra, Jl. Gatot Subroto, Jaksel, Rabu (2/4/2014).

Laode merupakan salah satu guru besar yang menandatangani naskah deklarasi dukungan guru besar dan cendekiawan kepada Prabowo Subianto sebagai capres 2014-2019. Dalam acara tersebut, Prabowo berpidato bak dosen dengan menggunakan slide presentasi berisi data-data.

“Saya pernah undang Jokowi ke forum rektor tapi belum ada sampai sekarang. Tapi apa dia pernah sampaikan programnnya? Mau beli orang atau program?” ujar guru besar di bidang ekonomi internasional itu.

Deklarasi itu disebut mendapat dukungan dari 300 guru besar dan cendekiawan. Berikut nama para guru besar yang ikut menandatangani deklarasi:

1. Prof Dr Yuyun Wirasasmita M.Sc
(Mantan rektor Universitas Padjajaran Bandung)
2. Dr. Marwah Daud Ibrahim
3. Prof. Dr. Laode Masihu Kamaludin (Mantan Ketua Forum Rektor 2013)
4. Prof. Dr. Suyatno (Rektor Uhamka)
5. Prof. Dr. Endang Saefullah (Mantan Rektor Unisba)
6. Prof. Dr. Karhi Nisjar (Guru Besar Universitas Widyatama)
7. Prof Dr. Hidayat Salim (Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Sukabumi)
8. Prof Dr. Ahmad Sutarmadi (Guru Besar Emeritus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
9. Prof. Dr. Ir. Mahmud Hamundu (Mantan Rektor Universitas Haluoleo Kendari)
10. Prof. Taty Yusron (Guru Besar Universitas Padjajaran)
11. Prof. Ir. Antonius Anton (Guru Besar Universitas Pancasila)

Selain itu, dalam acara ini hadir pula Prof. Nanat Fatah Nasir (Presidium ICMI), Prof. Armai Arief (Ketua Umum Asosiasi Dosen Indonesia), serta Asma Ratu Agung (Institut Madani Nusantara).

Comments are closed.