Berita

Prabowo Alergi dengan Stasiun TV “M”, Banyak Bohongnya

By  | 

Mediaprabowo.com – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menghadiri kampanye calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, di Depok, Jawa Barat, pada Minggu (1/4/2018). Kedatangan Prabowo juga diliput oleh berbagai media pemberitaan. Dalam kesempatan itu, ia mengaku agak alergi dengan salah satu stasiun televisi swasta dengan inisial “M”.

Menurutnya, stasiun televisi swasta nasional dimaksud tak menerapkan kaidah dan kode etik jurnalistik yang semestinya.

Ketika menyapa peserta yang hadir, Prabowo sempat melihat dalah satu media televisi, TvOne, yang mengenakan seragam berwarna merah. Ketika menyapa kameramen, ia tersenyum dan menyebut bahwa hubungannya dengan TvOne adalah hubungan pertemanan.

“Oh, TvOne, baju merah. Oke, friend. Yang lain nggak berani pakai seragam,” ujar Prabowo sambil diikuti gelak tawa peserta.

Pernyataan friend dari Prabowo itu dimaksudkan ada wartawan ataupun kameramen saluran televisi lain yang ia tidak suka. Meskipun tak menyebut nama, Prabowo mengaku tidak mau dekat dengan wartawan stasiun televisi tersebut.

“Ada yang dari itu nggak ya? Saya agak alergi dengan satu channel itu,” sebut Prabowo. “Saya nggak boleh sebut ya satu channel itu, nggak etis. Tapi namanya mulai dengan M.”

Kendati hanya menyebut inisial ‘M’, hadirin menebak. Dengan kompak para pendukungnya meneriakkan beberapa kali kata ‘Metro’.

“Maaf, saya agak alergi karena apa yak? Suka enggak jujur gitu loh, terlalu banyak bohongnya,” ungkapnya.

Ada dua saluran televisi nasional yang namanya dimulai dengan huruf M, yaitu MetroTV dan MNCTV. Kedua media tersebut merupakan media yang dimiliki oleh Ketua Umum partai pendukung Presiden Joko Widodo, saingan Prabowo pada Pilpres 2014.

Pemilik MetroTV adalah Surya Paloh yang juga Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), sedangkan MNCTV adalah bagian dari MNC Grup yang dimiliki oleh Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanoesoedibjo.

Kendati demikian, Prabowo mengaku tak menaruh dendam pada wartawan. Mantan Pangkostrad ini juga kembali menegaskan bahwa wartawan bergaji kecil yang berarti merupakan bagian dari Partai Gerindra.

“Mereka sama hatinya dengan kita karena gajinya kecil. Yang gajinya kecil itu sama dengan kita,” ucap Prabowo.

Apakah yang di maksud Prabowo stasiun televisi berinisial “M” ini Metro TV? tentu pembaca lebih tahu. (FN)