Berita

Ribuan Warga Nahdliyin Trenggalek Gelar Istighosah Untuk Prabowo

By  | 

Mediaprabowo.com. Trenggalek  – Dukungan yang sangat luar biasa diberikan warga Nahdiyin dari berbagai penjuru daerah di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, kepada Capres Prabowo Subianto yang dikawal empat partai Islam (PPP, PKS, PAN, PBB) dan satu partai nasionalis (Gerindra), dan satu partai golongan (Golkar).

Ribuan warga Nahdiyin menggelar istighosah bersama barisan pendukung Prabowo-Hatta dan mendoakan kemenangan pasangan capres-cawapres nomor urut satu (1) tersebut, pada Sabtu (28/6).

Kegiatan yang dikemas dalam acara “Istighosah Akbar Menyambut Ramadhan dan Deklarasi Trenggalek untuk Indonesia Satu” itu rupanya menjadi ajang klarifikasi atas isu penghapusan tradisi serta nilai-nilai NU apabila Prabowo-Hatta terpilih sebagai pemimpin Indonesia periode 2014-2019.

Bertempat di Lapangan Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, kampanye yang diikuti lebih dari lima ribu warga Nahdiyin itu sempat dihadiri oleh mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfudz MD.

Kendati sebentar, guru besar hukum pidana yang sempat digadang-gadang sebagai calon pemimpin bangsa dari kalangan Nahdiyin itu sempat berorasi menyampaikan sejumlah bantahan atas berbagai isu miring yang menyudutkan Capres Prabowo.

Tidak benar jika Pak Prabowo nanti terpilih sebagai presiden, kemudian tradisi-tradisi NU seperti tahlil, solawat Nabi SAW dan istighosah dihapus. Pak Prabowo justru akan menguatkan nilai-nilai budaya tersebut

“Tidak benar jika Pak Prabowo nanti terpilih sebagai presiden, kemudian tradisi-tradisi NU seperti tahlil, solawat Nabi SAW dan istighosah dihapus. Pak Prabowo justru akan menguatkan nilai-nilai budaya tersebut,” tegas Mahfudz MD.

Orasi yang menggebu disampaikan Mahfudz MD tak pelak disambut histeris ribuan warga nahdiyin maupun barisan pendukung Prabowo-Hatta yang datang dari berbagai pelosok daerah di Kabupaten Trenggalek.

Massa bahkan kompak melantunkan bacaan solawat nabi saat tokoh intelektual NU itu mengajak mereka mendoakan kemenangan pasangan capres/cawapres Prabowo-Hatta.

“Begini kok dibilang tradisi tahlil dan solawat yang menjadi ciri khas warga NU mau dihilangkan,” cetusnya disambut sorak-sorai warga yang memadati lapangan Kecamatan Karangan.

Mahfudz yang dinobatkan sebagai juru kampanye utama dalam kegiatan penggalangan massa tersebut tidak bisa berlama-lama di Trenggalek.

Kepada ribuan warga nahdiyin dan simpatisan pendukung Prabowo-Hatta, Mahfudz yang datang menggunakan helikopter sejak pukul 09.00 WIB kemudian berpamitan untuk terbang menuju Sampang, Madura.

“Mohon maaf hanya sebentar. Saya sudah ditunggu warga nahdiyin lain di Madura untuk menggelar kampanye akbar pemenangan Pak Prabowo di sana,” ucap Mahfudz mengakhiri orasinya.

Tak berapa lama setelah melepas kepergian Mahfudz MD dan rombongan, sejumlah kyai NU dari berbagai daerah di Trenggalek kemudian memimpin kegiatan istighosah akbar menyambut Ramadhan sekaligus membacakan Deklarasi Trenggalek untuk Indonesia satu. (antarajatim.com)