Catatan Media

Wacana Koalisi dengan Partai Islam Plus Gerindra

By  | 

RMOL. Menghadapi Pilpres 9 Juli 2014 mendatang, diharapkan partai berbasis Islam bisa bersatu mengusung pasangan capres dan cawapres.

Tidak hanya partai Islam, Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Refrizal berpendapat, perlu ada satu partai nasionalis yang ikut bergabung.

“Saya setuju koalisi partai Islam plus. Misalnya plus Gerindra,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu, Jumat (11/4).

Menurutnya, jika ini terwujud maka akan menjadi koalisi strategis untuk kepentingan bangsa dan negara. “Koalisinya dibangun dengan semangat kebersamaan untuk membangun bangsa, bukan untuk kepentingan golongan dan kelompok,” terangnya.

Anggota DPR ini yakin, kalau koalisi partai Islam plus Gerindra bisa terwujud, koalisi ini sangat strategis.

“Indonesia mayoritas penduduknya adalah Islam, dan ummat Islam sangat mudah menentukan pilihannya. Wallahu’alam,” ungkapnya.

Menguatkan koalisi ini, lanjut Refrizal, ormas-ormas besar Islam di Tanah Air seperti NU, Muhammadiyah, Persis dan PUI harus mendukung. “Partai-partai Islam sudah lebih 31 persen, apalagi ditambah dengan salah satu partai nasionalis,” tandasnya.

Sebelumnya politisi senior yang juga mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring siap jadi tim sukses (timses) apabila lima partai Islam bersatu. Tidak hanya itu, Menteri Komunikasi dan Informatika ini ikhlas tidak menjadi capres, cawapres atau jabatan menteri, jika koalisi poros tengah ini benar-benar terwujud.

“Gak jadi calon, gak jadi menteri lagi, gak apa-apa. Asal mau bersatu…!! *PKB, PAN, PKS, PPP,PBB*. Data QC (quick count) perolehan PKB+PAN+PKS+PPP+PBB = 31,8 %. Wah bisa mengguncangkan ini. *BeraniMaju*,” katanya lewat akun twitternya @tifsembiring kemarin.

Hasil hitungan cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) kemarin, suara lima partai berbasis Islam; PKB, PAN, PKS, PPP dan PBB cukup signifiknan. Berikut hasil akhir selengkapnya; PDI Perjuangan 19,77 persen, Golkar 14,61 persen, Gerindra 11,80 persen, Demokrat 9,73 persen, PKB 9,07 persen, PAN 7,47 persen, PPP 7,08 persen, PKS 6,61 persen, Nasdem 6,24 persen, Hanura 5,26 persen, PBB 1,36 persen, dan PKPI 0,97 persen. [rus]

Comments are closed.